Tugas 4 BDL
TUGAS
Lanjutkan
planing BDL dengan acuan penyelesaian Topik kelompok meliputi :
1.
recana pemilihan model desain DB dengan menggunakan Centralize atau
Distribution dengan menyertakan :
- Alasan
pemilihannya.
-
Doagram DB serta jaringannya.
2.
Tentukan planing Backup baik menggunkan SQL server dan Oracle dengan
menyertakan penjelasan dari planing tersebut disertai dengan Teori/Materi fitur
masing-masing produk (SQL Server dan Oracle) yang berhubungan dengan Backup.
DataBase dengan
menggunakan Centralize
Sistem basis data terpusat merupakan
suatu sistem yang menempatkan data disuatu lokasi saja dan semua lokasi lain mengakses
basis data di lokasi tersebut. Dimana tugas server disini hanya melayani permintaan dari client. Sedangkan client meminta layanan
dari server.
- Alasan
penggunaan Basis data terpusat
Implementasi Distributed data processing saat ini telah lebih
maju dari saat awal konsep ini diperkenalkan. Dengan menggunakan database client/server, Sebuah server berfungsi jauh lebih
efisien tidak hanya sebatas file
server, melainkan ikut pula berperan aktif dalam pengolahan data, dan
mengelola hak akses user atas
data. Hal ini menjadikan fungsi server sebagai file server berubah menjadi
data server.
Namun
perkembangan saat ini, banyak pihak memilih untuk lebih memaksimalkan fungsi
server dalam pengolahan data. Dengan memanfaatkan secara penuh keberadaan stored procedure, trigger, dan user defined functions,developer dapat meningkatkan
kemampuan server lebih
dari sekedar melakukan eksekusi query atau
pemrosesan data sederhana, melainkan menjadikannya sebagai business logic atas sistem yang
dibangun yang dalam implementasinya lebih dikenal sebagai centralized data processing.
Implementasi centralized data processing ini
dipilih karena menawarkan beberapa keuntungan:
1. Kinerja
sistem yang lebih terjamin, tidak seperti pada implementation distributed data procesing ,
implementasi centralized data
procesing tidak terpengaruh pada spesifikasi teknis hardware disisi client yang digunakan.
Aplikasi disisi client hanya
merupakan thin client yang
berfungsi sebagaiinput/output terminal.
2. Efisiensi
dalam pemanfaatan network traffic,
Pada implementasi distributed
data procesing, fungsi server hanya
mengolah data secara sederhana dan umumnya memberikan data mentah untuk
kemudian diolah di sisi client. Hal ini menyebabkan network traffic menjadi penuh
dan kerap kali menjadibottleneck (Respons
dari aplikasi menjadi lebih lambat) dan salah satu faktor penyebab terbesar
turunnya kinerja sistem yang digunakan. Dengan mengimplementasikan centralized data processing, fungsi
server hanya memberikan data jadi. Client hanya
bertugas untuk mengolah data tersebut ke dalam media output seperti laporan
atau mentransfernya ke dalam format data lain yang dibutuhkan.
3. Kemudahan
dalam maintenance dan deployment. Dengan implementasi centralized data processing,
fungsi-fungsi penting diletakkan di sisi server. Hal ini tentunya meningkatkan
kemudahan dalam maintenance sistem
yang dibangun karena tidak memerlukan redeployment saat ada perubahan yang harus dilakukan pada
sisi business logic yang
digunakan. Karena perubahan tersebut hanya perlu dilakukan di sisi server.
4. Cost saving, Implementasi centralized
data processing tidak membutuhkan keberadaan mesin-mesin client dengan
spesifikasi teknis tinggi.
5. Menghapus
redudansi dan menyederhanakan pemeliharaan sistem
Diagram DataBasenya
Sistem
basis data terpusat merupakan suatu konsep client/server dengan model two-tier (dua tingkatan). Dua
Tingatan adalah proses dimana komputerworkstation membuat
hubungan ke komputer server dan
mempertahankan hubungan tersebut sampai proses selesai. Misalnya pada proses
pemasukan data atau membuat sebuah laporan. Model two tier terdiri atas sebuah server dan banyak client yang dihubungkan melalui
jaringan. Aplikasi ditempatkan dikomputerclient dan
mesin database ditempatkan di server. Tier client disebut juga tingkatan presentasi.. Tier client berisi kode yang
akan menampilkan data dan interaksi dengan user. Tugas yang terjadi pada client
adalah
: antarmuka pengguna, interaksi database, pengambilan dan modifikasi data, aturan bisnis,
dan pengaturan kesalahan.
Hubungan yang terbentuk sangat konsumtif dalam sumber
daya (alokasi memori, ruang hardisk, kontrol, dan lainnya), karena tidak
efektif jika dilakukan untuk hubungan yang melibatkan banyak pemakai (contohnya
pada sistem jaringan internet). Oleh karena itu tidak heran jika konsep dua
Tingkatan atau (two tier) hanya
dipraktekkan pada LAN (Local
Area Network)
Planing
Backup
Oracle
Ada dua metode untuk membackup database
Oracle, yaitu off line dan online. Off line backup dilakukan dengan mematikan
database terlebih dahulu, baru kemudian membackup datafile. Online backup
dilakukan tanpa mematikan database, jadi database masih bisa diakses selama
proses backup.
Online backup
mensyaratkan database berada dalam mode archive log. Kali ini saya akan
membahas tentang off line backup.
Berikut ini step-step
untuk off line backup:
1. lihat daftar file
oracle (datafile, logfile, dan control file)
Gunakan query berikut ini untuk melihat semua file
SQL> select name as file_name from
(select name from v$tempfile union
select name from v$datafile union
select name from v$controlfile union
select member as name from v$logfile)
order by file_name;
2. Matikan database
SQL> shutdown immediate;
3. Backup file-file database (datafile, logfile, dan control file)
$ cp /oradata/ts/control01.ctl /backup/ts/control01.ctl
$ cp /oradata/ts/control02.ctl /backup/ts/control02.ctl
$ cp /oradata/ts/control03.ctl /backup/ts/control03.ctl
$ cp /oradata/ts/redo04.log /backup/ts/redo04.log
$ cp /oradata/ts/redo05.log /backup/ts/redo05.log
$ cp /oradata/ts/redo06.log /backup/ts/redo06.log
$ cp /oradata/ts/sysaux01.dbf /backup/ts/sysaux01.dbf
$ cp /oradata/ts/system01.dbf /backup/ts/system01.dbf
$ cp /oradata/ts/temp01.dbf /backup/ts/temp01.dbf
$ cp /oradata/ts/undotbs01.dbf /backup/ts/undotbs01.dbf
$ cp /oradata/ts/users01.dbf /backup/ts/users01.dbf
4. Nyalakan database
SQL> startup;
SQL server
Dalam khas instalasi SQL Server
menyimpan data dalam dua file. Satu memiliki ekstensi dan toko MDF data
itu sendiri dan yang lainnya memiliki ekstensi LDF dan menyimpan log
transaksi. Anda dapat mengkonfigurasi SQL Server untuk memiliki beberapa
file data dan beberapa file log transaksi. Ketika SQL Server proses backup
database langkah-langkah berikut:
Jika Anda ingin
mengeluarkan pernyataan cadangan diri sendiri Anda dapat menggunakan SSMS untuk
script itu untuk Anda. Klik tombol Script di bagian atas kotak dialog dan
SSMS akan menghasilkan pernyataan SQL ini untuk Anda:
DATABASE CADANGAN [AdventureWorks] TO
DISK = N '\ \ nas \ Backup \ L40 \ SQL2005 \
AdventureWorks_backup_200702120215.bak'
DENGAN NOFORMAT, NOINIT, NAME =
N'AdventureWorks-Full Backup Database ',
SKIP, NOREWIND, NOUNLOAD, STATS = 10
Anda dapat melihat
bagaimana pilihan ini memetakan kembali ke kotak dialog. The NOINIT
klausul yang mengatakan untuk menambahkan cadangan untuk file cadangan yang
ada. Pilihan lainnya adalah INIT yang akan menimpa file
backup. Pernyataan CADANGAN akan membuat satu file dengan ekstensi BAK
yang berisi apa yang ada di data file dan file log. Anda dapat backup
database sementara SQL Server berjalan dan orang-orang masih bisa menggunakan
database. Mungkin sedikit lebih lambat tergantung pada disk throughput
Anda.
Mengembalikan database
adalah sedikit lebih rumit. Klik kanan pada Database di SSMS memunculkan
kotak dialog seperti ini:
Aku sudah mengubah nama
database untuk AdventureWorksNew. Saya mengklik Dari tombol radio
perangkat dan navigasikan ke file backup saya. Jika Anda mengembalikan
pada komputer yang sama di mana database asli tinggal Anda hanya dapat
meninggalkan Dari tombol radio database dipilih dan memilih database. Ini
secara otomatis akan memilih cadangan. Mengklik pada tab opsi membawa kita
ke bagian kedua dari dialog:
Perhatikan bahwa ia
ingin mengembalikan dua nama file yang tepat di atas nama file untuk
AdventureWorks. SQL Server tidak akan benar-benar membiarkan Anda
melakukan itu kecuali jika Anda memeriksa "Timpa yang ada database"
kotak centang di atas. Anda akan perlu untuk mengedit nama file untuk
mengubah nama.
Cadangan dan kembalikan di sql server sudah backup penuh selesai.
05.14 | | 0 Comments
Tugas 3 BDL
1. PLANNING VIEW
Input
: Kita akan membuat view dari relasi antara table "Mahasiswa",
"Ketua pelaksana" dari database SISTEM_AKTIVITAS_MAHASISWA dengan nama "VIEW_ SISTEM_AKTIVITAS_MAHASISWA ".
CREATE
VIEW view_ SISTEM_AKTIVITAS_MAHASISWA
AS
SELECT p1.NPM,p1. Nama, ,p1. Alamat, ,p1. Id Data,p2.NPM,p2.Nama,p2. Jabatan,
FROM Mahasiswa p1, Ketua pelaksana p2 WHERE p1.NPM=p2.NPM;
Misalnya :
|
NPM
|
Nama
|
Alamat
|
Id Data
|
NPM
|
Nama
|
Jabatan
|
|
12120096
|
Imam
|
Sepanjang
|
001
|
12120096
|
Imam
|
Ketua
|
2.
Jenis – Jenis JOIN
Join adalah kata kunci yang di gunakan pada sql/ansi
untuk melakukan query dua tabel atau lebih yang di dasarkan hubungan anatar
kolom tertentu dalam tabel. Ada beberapa perintah join yaitu :
1. INNER JOIN – ON
Penggunaan relasi INNER JOIN adalah untuk
menampilkan kedua table yang direlasikan dengan menampilkan record – record
yang bersesuaian saja. Sedangkan syntak ON berfungsi menampilkan kedua table
lengkap dengan semua fieldnya tanpa menyingkat tampilan field yang direlasikan
dengan menampilkan satu kali (field yang berelasi ditampilkan dua kali yaitu
saat di deret table pertama lalu di deret table kedua)
Syntak :
select*from [Tabel_1] inner join
[Tabel_2] on [Tabel_1].[field yang berelasi] = [Tabel_2].[field yang berelasi];
2. INNER JOIN – USING
Sama seperti keterangan diatas, penggunaan relasi
INNER JOIN adalah untuk menampilkan kedua table yang direlasikan dengan
menampilkan record – record yang bersesuaian saja. Sedangkan syntak USING
berfungsi menampilkan kedua table dengan field yang direlasikan hanya
ditampilkan satu kali di awal table atau terletak paling kiri.
Syntak :
select*from [Tabel_1] inner join
[Tabel_2] using([field yang berelasi]);
3. LEFT OUTER JOIN – ON
Penggunaan relasi LEFT OUTER JOIN adalah untuk
menampilkan kedua table yang direlasikan dengan menampilkan semua record
meskipun tidak bersesuaian dengan table yang lain dengan jumlah record
tergantung jumlah record sebelah KIRI. Sedangkan syntak ON berfungsi
menampilkan kedua table lengkap dengan semua fieldnya tanpa menyingkat tampilan
field yang direlasikan dengan menampilkan satu kali (field yang berelasi
ditampilkan dua kali yaitu saat di deret table pertama lalu di deret table
kedua)
Syntak :
select*from [Tabel_1] left outer
join [Tabel_2] on [Tabel_1].[field yang berelasi] = [Tabel_2].[field yang
berelasi];
Sama seperti keterangan
sebelumnya, penggunaan relasi LEFT OUTER JOIN adalah untuk menampilkan kedua
table yang direlasikan dengan menampilkan semua record meskipun tidak
bersesuaian dengan table yang lain dengan jumlah record tergantung jumlah
record sebelah KIRI. Sedangkan syntak USING berfungsi menampilkan kedua table
lengkap dengan field yang direlasikan hanya ditampilkan satu kali saja di awal
table atau di sebelah kiri Syntak :
select*from
[Tabel_1] left outer join [Tabel_2] using([field yang berelasi]);
5. NATURAL LEFT
OUTER JOIN
Seperti keterangan
sebelumnya, penggunaan relasi LEFT OUTER JOIN adalah untuk menampilkan kedua
table yang direlasikan dengan menampilkan semua record meskipun tidak
bersesuaian dengan table yang lain dengan jumlah record tergantung jumlah
record sebelah KIRI. Sedangkan syntak NATURAL mempunyai fungsi sama dengan
USING yaitu menampilkan field yang bersesuaian satu kali saja di awal table
Syntak :
select*from
[Tabel_1] natural left outer join [Tabel_2];
6. RIGHT OUTER
JOIN - ON
Penggunaan relasi RIGHT
OUTER JOIN adalah untuk menampilkan kedua table yang direlasikan dengan
menampilkan semua record meskipun tidak bersesuaian dengan table yang lain
dengan jumlah record tergantung jumlah record sebelah KANAN dan table kedua
(dituliskan setelah join) ditampilkan lebih dulu setelah field yang
direlasikan. Sedangkan syntak ON berfungsi menampilkan kedua table lengkap dengan
semua fieldnya tanpa menyingkat tampilan field yang direlasikan dengan
menampilkan satu kali (field yang berelasi ditampilkan dua kali yaitu saat di
deret table pertama lalu di deret table kedua)
Syntak :
select*from
[Tabel_1] right outer join [Tabel_2] on [Tabel_1].[field yang berelasi] =
[Tabel_2].[field yang berelasi];
7. RIGHT OUTER
JOIN – USING
Penggunaan relasi RIGHT
OUTER JOIN adalah untuk menampilkan kedua table yang direlasikan dengan
menampilkan semua record meskipun tidak bersesuaian dengan table yang lain
dengan jumlah record tergantung jumlah record sebelah KANAN dan table kedua
(dituliskan setelah join) ditampilkan lebih dulu setelah field yang
direlasikan. Sedangkan syntak USING berfungsi menampilkan kedua table lengkap
dengan field yang direlasikan hanya ditampilkan satu kali saja di awal table
atau di sebelah kiri
Syntak :
select*from
[Tabel_1] right outer join [Tabel_2] using([field yang berelasi]);
8. NATURAL RIGHT
OUTER JOIN
Penggunaan relasi RIGHT
OUTER JOIN adalah untuk menampilkan kedua table yang direlasikan dengan
menampilkan semua record meskipun tidak bersesuaian dengan table yang lain
dengan jumlah record tergantung jumlah record sebelah KANAN dan table kedua
(dituliskan setelah join) ditampilkan lebih dulu setelah field yang
direlasikan. Sedangkan syntak NATURAL mempunyai fungsi sama dengan USING yaitu
menampilkan field yang bersesuaian satu kali saja di awal table
Syntak :
select*from
[Tabel_1] natural right outer join [Tabel_2];
9. WHERE
Penggunaan syntak WHERE
sama dengan penggunaan INNER JOIN – ON yaitu menampilkan kedua table yang
direlasikan dengan menampilkan record – record yang bersesuaian saja dan
menampilkan semua fieldnya tanpa menyingkat tampilan field yang direlasikan
dengan menampilkan satu kali (field yang berelasi ditampilkan dua kali yaitu
saat di deret table pertama lalu di deret table kedua) seperti pada gambar di
bawah. Keuntungannya dibandingkan dengan INNER JOIN – ON adalah dengan
penggunaan WHERE penulisan syntak untuk relasi dengan banyak table lebih mudah.
Syntak :
select*from
[Tabel_1],[Tabel_2] where [Tabel_1].[field yang berelasi] = [Tabel_2].[field
yang berelasi];
10. STRAIGHT
JOIN
Penggunaan relasi
STRAIGHT JOIN adalah untuk menampilkan kedua table yang direlasikan dengan
menampilkan semua record meskipun tidak bersesuaian dengan table yang lain
dengan jumlah record adalah hasil kali jumlah record table pertama dengan
jumlah record tapi kedua
Syntak :
select*from
[Tabel_1] straight join [Tabel_2];
11. CROSS JOIN
Penggunaan relasi CROSS
JOIN sama dengan STRAIGHT JOIN yaitu untuk menampilkan kedua table yang
direlasikan dengan menampilkan semua record meskipun tidak bersesuaian dengan
table yang lain dengan jumlah record adalah hasil kali jumlah record table
pertama dengan jumlah record tapi kedua
Syntak :
select*from
[Tabel_1] cross join [Tabel_2];
12. FULL JOIN
Penggunaan
FULL JOIN adalah untuk menampilkan kedua table dengan record – record yang
bersesuaian saja. Field yang berelasi ditampilkan sekali di awal table atau
paling kiri.
Syntak :
select*from
[Tabel_1] full join [Tabel_2] using([field yang berelasi]
3.
PLANNING
JOIN
Menggunakan inner
join
Untuk menampilkan
tabel Mahasiswa yang di Join kan dengan tabel Ketua pelaksana.
Input :
select*from Mahasiswa inner
join Ketua pelaksana on Mahasiswa.NIP = TIDAK_TETAP.NIP;
|
NPM
|
Nama
|
Alamat
|
Id Data
|
|
12120096
|
Imam
|
Sepanjang
|
001
|
|
NPM
|
Nama
|
Jabatan
|
|
12120096
|
Imam
|
Ketua
|
05.03 | | 0 Comments
Tugas 2 TABLE (Sistem Aktivitas Mahasiswa)
- Apabila data pada table Aktivitas IT Camp berkurang/tidak bisa ikut maka data yang berhubungan dengan data IT Camp juga iku berkurang
( sebelum 50 dan sesudah 49)
- Apabila data pada table Aktivitas HIMA berkurang/tidak bisa ikut maka data yang berhubungan dengan data HIMA juga iku berkurang
( sebelum 20 dan sesudah 19)
Function
1. Fungtion aktivitas
2. Fungtion Mahasiswa
Keterangan : Pada Tabel Aktivitas IT Camp jumlah Mahasiswa yang mengikuti ada 50, kemudian salah satu dari sekian banyaknya Mahasiswa mengundurkan diri maka datanya tetap masih ada.
Store Procedure
Terdapat store procedure, yang fungsinya adalah untuk memudahkan pengisian
data pada masing-masing table (store procedure untuk insert), yaitu : Dosen, Mahasiswa, Orangtuan,
04.59 | | 0 Comments
tugas 1 bdl
Soal
Masing Masing Kelompok buat suatu topik seperti tugas (NOTICE
22/03/2014 (For all Class), dari topik tersebut :
1. Diskripsikan secara singkat kebutuhan sistem yang berhubungan
dengan database.
2. Buat EERD secara lengkap
Note:- File bentuk pdf
- nama file buat gabungan nama depan anggota kelompok,
contoh : Abdul Hasan Siswanto dan Eko Sulaiman, menjadi
abdul_eko_tgs1_Bdl.pdf (setiap Mhs harus turn in sendiri-sendiri
walaupun tugasnya sama dalam satu kelompok)
- INGAT SETELAH tanggal ditentukan tidak dapat melakukan Turn in
Asigment
SISTEM AKTIVITAS MAHASISWA
Sistem aktivitas Mahasiswa merupakan konsep yang dapat membantu Dosen dan Orang tua untuk mengetahui aktivitas yang dilakukan mahasiswa . Sistem ini juga dapat mempermudah Orang tua untuk memberikan informasi karena memakai sistem online dan non online, jadi Orang tua bisa langsung mengetahui aktivititas tanpa harus terjun untuk mengetahui informasi secara langsung.
Sistem ini melibatkan Dosen, Orang tua dan Mahasiswa:
- Dosen Dapat membantu menginformasikan kepada Orang tua tengtang semua aktivitas yang dilakukan oleh Mahasiswa
- Orang tua mempermudah Orang tua dalam memantau aktivitas anaknya
- Mahasiswa Membantu mahasiswa agar disiplin dan mempermudah mahasiswa dalam menginformasikan jenis kegiatan yang akan dilaksanakan
Sistem ini di buat dapat memberikan tujuan diantaranya :
- Menampilkan informasi jenis kegiatan Mahasiswa
- Orang tua dan dosen bisa langsung berkomunikasi tentang aktivitas mahasiswa secara online tanpa harus ke kampus
- Mengajak Mahasiswa untuk lebih aktif lagi
- Mempermudah komunikasi antara Dosen, Mahasiswa dan Orang tua
KETERANGAN
A. ATRIBUT PER ENTITY
No. Entity Atribut
1 Dosen NIP Dosen
Nama Dosen
Alamat Dosen
Jabatan Dosen
Telepon Dosen
2 Orang tua Nama Orang tua
Alamat Orang tua
Pekerjaan Orang tua
Telepon Orang tua
3 Mahasiswa Nama Mahasiswa
NPM Mahasiswa
Telepon Mahasiswa
4. Ketua Pelaksana Nama NPM
Alamat ketua
Telepon ketua
5. Aktivitas IT Camp
HIMA
6. Online Email
Webside
7. Non Online Surat Telepon
B. ASSOCIATIVE ENTITY
Merupakan entity yang mempunyai attributes dan dimana merangkap sebagai relationship yaitu pengubung entiti bersama
-Relasi Membimbing antara Entity Dosen dan Entity Mahasiswa memiliki atribut :
Nama
NPM
Alamat
-Relasi Menginformasikan antara Entity Mahasiswa dan online dan non online memiliki atribut :
Email
Webside
Surat
Telepon
- Relasi Mengambil dengan Entity Mahasiswa dan aktivitas memiliki atribut :
IT Camp HIMA
C. KATEGORI SUPERTYPE DAN SUBSTYPE ENTITY
Entity Data merupakan supertype yang dapat dikategorikan menjadi 2 subtype diantanya
1. Entity Online atribut webside dan Email
2. Entity Non online atribut Telepon dan Surat
Entity Aktivitas merupakan supertype yang dapat dikategorikan menjadi 2 subtype 1. IT camp atribut waktu pelaksanaan, registrasi, dan waktu keberangkatan 2. HIMA atribut ulang tahun
D. KARDINALITAS
1. Entity Dosen dan Entity Mahasiswa mempunyai kardinalitas relasi one to many
2. Entity Mahasiswa dan Entity Orang tua mempunyai kardinalitas relasi one to one
3. Entity Dosen dan Entity Orang tua mempunyai kardinalitas relasi one to many
4. Entity Ketua pelaksana dan entity Orang tua mempunyai kardinalitas one to many
5. Entity Dosen dan entity ketua pelaksana mempunyai kardinalitas one to one
EERD Sistem Akitivitas Mahasiswa
22.29 | | 0 Comments
REKAYASA PERANGKAT
LUNAK
SISTEM INFORMASI
TOKO ELEKTRONIK

NAMA KELOMPOK :
1.
Imam Wahyu Badi Utomo 12120096
(tommywahyu96.blogspot.com)
2.
Muh Rizal Nur Fahmilada 12120089
(bluebudbiru.blogspot.com)
SISTEM INFORMASI
TOKO ELEKTRONIK
adalah suatu sistem atau susunan
yang berurutan dan saling terkait, saling melengkapi dan saling menunjang
untuk mengambil, mengumpulkan dan menyampaikan informasi bagi para pengambil keputusan serta kepada stake holder (orang
yang punya kepentingan) dengan toko elektronik.
Sistem informasi toko elektronik bisa menggunakan software atau perangkat lunak yang memang dibuat atau diperuntukkan untuk toko elektronik. Dengan adanya sistem informasi untuk toko elektronik tentunya akan memudahkan para pemilik toko elektronik dalam mengambil keputusan untuk toko elektronik-nya. Dalam hal urusan cadangan stok di toko elektronik, penentuan harga agar bisa bersaing dengan sesama toko elektronik, penjualan, cetak nota, hutang piutang, reward kepada pelanggan dll.
Guna keperluan “sistem informasi toko elektronik” anda, anda bisa mencoba menggunakan software toko elektronik produk kami. Fitur dari software toko elektronik adalah sebagai berikut:
Data barang –> digunakan untuk mendata jenis serta stok barang di toko elektronik anda. Ada kode barang yang bisa diisi kode buatan sendiri bisa juga diisi kode barcode yang biasa terdapat di barang. Kode barcode di barang basanya ada di bawah garis-garis label bacode. Dalam memasukkan kode barcode ke dalam database software toko elektronik bisa dengan cara menscan dengan menggunakan scanner barcode bisa juga dengan mengetik manual.
Data pelanggan –> digunakan untuk mendata atau customer yang data dan belanja di toko elektronik anda. Bisa ditentukan sejak awal diskon yang diberikan kepada pelanggan anda. Jadi pelanggan yang menurut anda atau dengan aturan yang berlaku di toko anda, harusnya mendapat harga yang lebih murah, maka bisa anda diskon yang lebih banyak dari pelanggan lain yang beli jarang-jarang.
Data suplier –> digunakan untuk mendata pemasok yang mensuplay ke toko elektronik anda.
Data sales –> digunakan untuk mendata sales di toko anda elektronik anda.
Stok opname –> digunakan untuk melakukan koreksi stok terhadap jumlah stok yang terdapat di toko elektronik anda. Data di database disesuaikan dengan data yang terdapat di gudang nyata.
Pembelian –> digunakan untuk mencatat transaksi pembelian elektronik di toko elektronik anda. Jika transaksi anda kas atau tunai, maka data kas akan berkurang (menghasilkan pengeluaran di jurnal kas).
Penjualan –> digunakan untuk mencatat transaksi penjualan elektronik di toko elektronik anda. Bisa cetak nota dengan model yang bervariasi dengan memilih template yang tersedia. Untuk pencetakan nota penjualan toko elektronik anda, anda bisa menggunakan berbagai macam printer yang kompatibel. Misalnya pakai printer point of sales yang dirancang khusus untuk nota misalnya epson tmu 220, bisa juga pakai printer biasa misalnya canon ip2770.
Hutang –> di menu daftar hutang ini terisi data hutang akibat dari pembelian kepada suplier secara tempo. Jika sudah dibayar lunas maka datanya akan berpindah tempat ke daftar hutang lunas.
Piutang –> di menu ini data piutang pelanggan (hutang pelanggan kepada toko elektronik kita disebut data piutang oleh toko elektronik kita).
Fitur yang dijelaskan di atas adalah fitur umum untuk software toko elektronik gunakan keperluan sistem informasi toko elektronik.
Sistem informasi toko elektronik bisa menggunakan software atau perangkat lunak yang memang dibuat atau diperuntukkan untuk toko elektronik. Dengan adanya sistem informasi untuk toko elektronik tentunya akan memudahkan para pemilik toko elektronik dalam mengambil keputusan untuk toko elektronik-nya. Dalam hal urusan cadangan stok di toko elektronik, penentuan harga agar bisa bersaing dengan sesama toko elektronik, penjualan, cetak nota, hutang piutang, reward kepada pelanggan dll.
Guna keperluan “sistem informasi toko elektronik” anda, anda bisa mencoba menggunakan software toko elektronik produk kami. Fitur dari software toko elektronik adalah sebagai berikut:
Data barang –> digunakan untuk mendata jenis serta stok barang di toko elektronik anda. Ada kode barang yang bisa diisi kode buatan sendiri bisa juga diisi kode barcode yang biasa terdapat di barang. Kode barcode di barang basanya ada di bawah garis-garis label bacode. Dalam memasukkan kode barcode ke dalam database software toko elektronik bisa dengan cara menscan dengan menggunakan scanner barcode bisa juga dengan mengetik manual.
Data pelanggan –> digunakan untuk mendata atau customer yang data dan belanja di toko elektronik anda. Bisa ditentukan sejak awal diskon yang diberikan kepada pelanggan anda. Jadi pelanggan yang menurut anda atau dengan aturan yang berlaku di toko anda, harusnya mendapat harga yang lebih murah, maka bisa anda diskon yang lebih banyak dari pelanggan lain yang beli jarang-jarang.
Data suplier –> digunakan untuk mendata pemasok yang mensuplay ke toko elektronik anda.
Data sales –> digunakan untuk mendata sales di toko anda elektronik anda.
Stok opname –> digunakan untuk melakukan koreksi stok terhadap jumlah stok yang terdapat di toko elektronik anda. Data di database disesuaikan dengan data yang terdapat di gudang nyata.
Pembelian –> digunakan untuk mencatat transaksi pembelian elektronik di toko elektronik anda. Jika transaksi anda kas atau tunai, maka data kas akan berkurang (menghasilkan pengeluaran di jurnal kas).
Penjualan –> digunakan untuk mencatat transaksi penjualan elektronik di toko elektronik anda. Bisa cetak nota dengan model yang bervariasi dengan memilih template yang tersedia. Untuk pencetakan nota penjualan toko elektronik anda, anda bisa menggunakan berbagai macam printer yang kompatibel. Misalnya pakai printer point of sales yang dirancang khusus untuk nota misalnya epson tmu 220, bisa juga pakai printer biasa misalnya canon ip2770.
Hutang –> di menu daftar hutang ini terisi data hutang akibat dari pembelian kepada suplier secara tempo. Jika sudah dibayar lunas maka datanya akan berpindah tempat ke daftar hutang lunas.
Piutang –> di menu ini data piutang pelanggan (hutang pelanggan kepada toko elektronik kita disebut data piutang oleh toko elektronik kita).
Fitur yang dijelaskan di atas adalah fitur umum untuk software toko elektronik gunakan keperluan sistem informasi toko elektronik.
TEKNIK ELISITASI
WAWANCARA
Wawancara adalah pertemuan
dua orang atau lebih dengan maksud untuk menggaliinformasi baik
berupa fakta atau pendapat seseorang untuk tujuan tertentu.
Kalimat pertanyaan dalam wawancara hendaknya disesuaikan dengan tujuan wawancara, konkret, jelas, memuat satu hal, tidak terlalu panjang dan tidak menyinggung perasaan.
Kalimat pertanyaan dalam wawancara hendaknya disesuaikan dengan tujuan wawancara, konkret, jelas, memuat satu hal, tidak terlalu panjang dan tidak menyinggung perasaan.
Pewawancara harus dapat menciptakan
suasana agar tidak kaku sehingga responden mau menjawab pertanyaan-pertanyaan
yang diajukandengan sikap-sikap yang
harus dimiliki adalah sikap –sikap Netral,Ramah,AdilHindari
ketegangan.
Langkah-langkah
wawancara :
a. Menentukan tujuan wawancara
b. Menentukan dan menghubungi narasumber
c. Menyusun pertanyaan
d. Mempersiapkan buku catatan atau alat rekam
e. Melakukan wawancara dengan sopan.
a. Menentukan tujuan wawancara
b. Menentukan dan menghubungi narasumber
c. Menyusun pertanyaan
d. Mempersiapkan buku catatan atau alat rekam
e. Melakukan wawancara dengan sopan.
Macam-macam
wawancara :
a. Wawancara bebas, adalah wawancara yang pertanyaannya tidak dirumuskan terlebih dahulu
b. Wawancara terpimpin, adalah wawancara yang pertanyaannya ditentukan atau dirumuskan lebih dulu
c. Wawancara terbuka, adalah wawancara yang jawabannya tidak terbatas atau tidak terikat
d. Wawancara tertutup, adalah wawancara yang jawabannya terbatas atau terikat
e. Wawancara individual, adalah wawancara yang dilakukan oleh seorang pewawancara dengan seorang responden
f. Wawancara kelompok, adalah wawancara yang dilakukan sekelompok orang dalam waktu bersamaan
g. Konferensi, adalah wawancara antara seorang pewawancara dengan sejumlah responden atau sejumlah pewawancara dengan seorang responden.
a. Wawancara bebas, adalah wawancara yang pertanyaannya tidak dirumuskan terlebih dahulu
b. Wawancara terpimpin, adalah wawancara yang pertanyaannya ditentukan atau dirumuskan lebih dulu
c. Wawancara terbuka, adalah wawancara yang jawabannya tidak terbatas atau tidak terikat
d. Wawancara tertutup, adalah wawancara yang jawabannya terbatas atau terikat
e. Wawancara individual, adalah wawancara yang dilakukan oleh seorang pewawancara dengan seorang responden
f. Wawancara kelompok, adalah wawancara yang dilakukan sekelompok orang dalam waktu bersamaan
g. Konferensi, adalah wawancara antara seorang pewawancara dengan sejumlah responden atau sejumlah pewawancara dengan seorang responden.
REFERENSI WAWANCARA



|
|
|
Interactor
viewpoint
|
|
viewpoint
|
|
Struk Nota
|
|
Pimpinan
|
|
Pelanggan
|
|
Karyawan
|
|
Komputer
|
SISTEM INFORMASI TOKO ELEKTRONIK
BERBASIS WEB
SPESIFIKASI
KEBUTUHAN FUNGSIONAL
01. Alur Dasar membeli di toko elektronik :
- User membuka
website toko elektronik
- User Login atau
Daftar
- User masuk pada
beranda website toko elektronik
- User memilih menu
yang diinginkan (Lemari Es, Kipas, Tv, Ac, Setrika, Magic com Radio, Jam
Dinding, Lampu )
a.
User memilih menu Katalog,
b.
Muncul daftar elektronik yang tersedia untuk dibeli secara
online
c.
User memilih elektronik mana yang akan dibeli
d.
Muncul tampilan informasi mengenai elektronik yang akan
dibeli, waktu pembelian, isi nama dan nomor identitas.
e.
Selesai dan Print
- User membayar via
Rekening
- Barang di antar ke
tempat pemesan
01.1 Sub Kasus (Jika User Belum
Mendaftar)
- User membuka
website toko elektronik
- User Pilih Daftar
- Pilih Menu
Pendaftaran
- User Mengisi Form
Pendaftaran
(Nama, Email, Alamat, No.
Identitas)
- User mendapatkan
nomor member toko elektronik
|
NO
|
DESKRIPSI
|
PRIORITAS
|
KASUS
|
|
1
|
User dapat melihat seluruh daftar barang di toko
elektronik pada katalog setelah
menjadi member
|
Ada
|
01
|
|
2
|
User dapat membeli elektronik setelah menjadi member
|
Ada
|
01
|
|
3
|
User Dapat mendownload daftar barang di toko elektronik pada katalog
|
Pilihan
|
01
|
|
4
|
User dapat berkomunikasi dengan Admin toko elektronik
secara online
|
Pilihan
|
01
|
|
5
|
User harus membawa print out bukti pembelian
secara onlain
|
Ada
|
01.1
|
SPESIFIKASI KEBUTUHAN
NON FUNGSIONAL
a. Admin lebih bersifat sebagai pemelihara aplikasi dan melakukan
pengolahan data.
b. Adanya antarmuka pengguna yang mudah digunakan.
EntityRelationshipDiagram(ERD)
ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi.
ERD untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol.
ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi.
ERD untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol.
Berikut contoh ERD pada
system toko elektronik yang saya terapkan.

DATA FLOW DIAGRAM
Data Flow Diagram atau
sering disingkat DFD adalah perangkat-perangkat analisis dan perancangan yang
terstruktur sehingga memungkinkan peng-analis sistem memahami sistem dan
subsistem secara visual sebagai suatu rangkaian aliran data yang saling
berkaitan.
Berikut contoh DFD

(Level 0)

(level 1)
Use Case
Use case adalah rangkaian/uraian sekelompok yang saling terkait dan membentuk sistem secara teratur yang dilakukan atau diawasi oleh sebuah aktor. Use case digunakan untuk membentuk tingkah-laku benda/ things dalam sebuah model serta di Realisasikan oleh sebuah collaboration. Umumnya use case digambarkan dengan sebuah elips dengan garis yang solid, biasanya mengandung nama.Use case menggambarkan proses system (kebutuhan system dari sudut pandang user).
Secara umum use case adalah:
Pola perilaku system
Urutan transaksi yang berhubungan yang dilakukan oleh satu actor
Use case diagram terdiri dari
Use case
Actors
Relationship
System boundary boxes (optional)
Packages (optional)
Use case adalah rangkaian/uraian sekelompok yang saling terkait dan membentuk sistem secara teratur yang dilakukan atau diawasi oleh sebuah aktor. Use case digunakan untuk membentuk tingkah-laku benda/ things dalam sebuah model serta di Realisasikan oleh sebuah collaboration. Umumnya use case digambarkan dengan sebuah elips dengan garis yang solid, biasanya mengandung nama.Use case menggambarkan proses system (kebutuhan system dari sudut pandang user).
Secara umum use case adalah:
Pola perilaku system
Urutan transaksi yang berhubungan yang dilakukan oleh satu actor
Use case diagram terdiri dari
Use case
Actors
Relationship
System boundary boxes (optional)
Packages (optional)
Berikut USE CASE dari system toko elektronik

Class Diagram
Definisi Class Diagram,
Definisi Class Diagram,
Class adalah kumpulan
objek-objek dengan dan yang mempunyai struktur umum, behavior umum, relasi
umum, dan semantic/kata yang umum. Class-class ditentukan/ditemukan dengan cara
memeriksa objek-objek dalam sequence diagram dan collaboration diagram. Sebuah
class digambarkan seperti sebuah bujur sangkar dengan tiga bagian ruangan.
Class sebaiknya diberi nama menggunakan kata benda sesuai dengan
domain/bagian/kelompoknya (Whitten L. Jeffery et al, 2004).
Elemen-eleman class diagram dalam pemodelan UML terdiri dari: Class-class, struktur class, sifat class (class behavior), perkumpulan/gabungan (association), pengumpulan/kesatuan (agregation), ketergantungan (dependency), relasi-relasi turunannya, keberagaman dan indikator navigasi, dan role name (peranan/tugas nama).
Berikut contoh Class Diagram system toko elektronik
Elemen-eleman class diagram dalam pemodelan UML terdiri dari: Class-class, struktur class, sifat class (class behavior), perkumpulan/gabungan (association), pengumpulan/kesatuan (agregation), ketergantungan (dependency), relasi-relasi turunannya, keberagaman dan indikator navigasi, dan role name (peranan/tugas nama).
Berikut contoh Class Diagram system toko elektronik

· Activity Diagram
Activity diagram
memiliki pengertian yaitu lebih fokus kepada menggambarkan proses bisnis dan
urutan aktivitas dalam sebuah proses. Dipakai pada business modeling untuk
memperlihatkan urutan aktifitas proses bisnis. Memiliki struktur diagram yang
mirip flowchart atau data flow diagram pada perancangan terstruktur. Memiliki
pula manfaat yaitu apabila kita membuat diagram ini terlebih dahulu dalam
memodelkan sebuah proses untuk membantu memahami proses secara keseluruhan. Dan
activity dibuat berdasarkan sebuah atau beberapa use case pada use case
diagram.
Berikut contoh Actifity Diagram system toko elektronik

Sequence Diagram
Sequence
diagram adalah suatu diagram yang menggambarkan interaksi antar obyek dan
mengindikasikan komunikasi diantara obyek-obyek tersebut. Diagram ini juga
menunjukkan serangkaian pesan yang dipertukarkan oleh obyek-obyek yang
melakukan suatu tugas atau aksi tertentu. Obyek-obyek tersebut kemudian
diurutkan dari kiri ke kanan, aktor yang menginisiasi
interaksi.biasanya.ditaruh.di.paling.kiri.dari.diagram.
Pada diagram ini, dimensi vertikal merepresentasikan waktu. Bagian paling atas dari diagram menjadi titik awal dan waktu berjalan ke bawah sampai dengan bagian dasar dari diagram. Garis Vertical, disebutlifeline, dilekatkan pada setiap obyek atau aktor. Kemudian lifeline tersebut digambarkan menjadi kotak ketika obyek melakukan suatu operasi , kotak tersebut disebut activation. Obyek dikatakan mempunyai live activation pada saat tersebut.
Pesan yang dipertukarkan antar obyek digambarkan sebagai sebuah anak panah antara activation box pengirim dan penerima. Kemudian diatasnya diberikan label pesan.
Berikut contoh sequence Diagram system elektronik yang saya buat.
Pada diagram ini, dimensi vertikal merepresentasikan waktu. Bagian paling atas dari diagram menjadi titik awal dan waktu berjalan ke bawah sampai dengan bagian dasar dari diagram. Garis Vertical, disebutlifeline, dilekatkan pada setiap obyek atau aktor. Kemudian lifeline tersebut digambarkan menjadi kotak ketika obyek melakukan suatu operasi , kotak tersebut disebut activation. Obyek dikatakan mempunyai live activation pada saat tersebut.
Pesan yang dipertukarkan antar obyek digambarkan sebagai sebuah anak panah antara activation box pengirim dan penerima. Kemudian diatasnya diberikan label pesan.
Berikut contoh sequence Diagram system elektronik yang saya buat.

21.07 | | 0 Comments
Langganan:
Komentar (Atom)
Imam Wahyu Budi Utomo. Diberdayakan oleh Blogger.
Friends
Popular Posts
About Me
Popular Posts
-
TUGAS Lanjutkan planing BDL dengan acuan penyelesaian Topik kelompok meliputi : 1. recana pemilihan model desain DB dengan menggunakan ...
-
BAB I PERANGKAT LUNAK SEBAGAI PRODUK • Rekayasa Perangkat Lunak merupakan suatu kegiatan yang dillakukan untuk membangun perangkat lunak ...
-
BAB II MODEL PROSES PERANGKAT LUNAK · Bab II Model Proses Perangkat Lunak Sekumpulan aktifitas yang memiliki tujuan untuk p...
-
REKAYASA PERANGKAT LUNAK SISTEM INFORMASI TOKO ELEKTRONIK NAMA KELOMPOK : 1. Imam Wahyu Badi Utomo 12120096 (tomm...
-
- Apabila data pada table Aktivitas IT Camp berkurang/tidak bisa ikut maka data yang berhubungan dengan data IT Camp jug...
-
REKAYASA KEBUTUHAN -Rekayasa Kebutuhan - Rekayasa Kebutuhan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan rekayasa perangkat lun...
-
Soal Masing Masing Kelompok buat suatu topik seperti tugas (NOTICE 22/03/2014 (For all Class), dari topik tersebut : 1. Diskripsikan...
-
BAB III SYSTEM ENGINEERING · BAB III System Engineering Pengertian Sistem berbasis komputer Sistem adalah kumpulan elemen-...
-
1. PLANNING VIEW Input : Kita akan membuat view dari relasi antara table " Mahasiswa ", " Ketua pelaksana " da...