BAB III SYSTEM ENGINEERING
Pengertian Sistem berbasis komputer
Sistem adalah kumpulan elemen-elemen atau komponen-komponen
atau subsistem-subsistem yang saling berintegrasi dan berinteraksi untuk
mencapai tujuan tertentu. Sebuah sistem memiliki sistem yang lebih besar yang
dinamakan supra sistem, supra sistem dimungkinkan memiliki sistem yang lebih
besar, sehingga dinamakan supra dari supra sistem.
Beberapa definisi sistem menurut para ahli :
- Gordon B Davis (1984) “Sebuah sistem
terdiri dari bagian-bagian yang saling berkaitan yang beroperasi bersama untuk
mencapai beberapa sasaran atau maksud”
- Raymond
Mcload (2001) “Sistem adalah himpunan dari unsur-unsur yang saling berkaitan
sehingga membentuk suatu kesatuan yang utuh dan terpadu”
Sebagai contoh sistem komputer memiliki subsistem perangkat
lunak (software), subsistem perangkat keras (hardware), dan subsistem pengguna
(brainware). Sedangkan subsistem hardware terdiri dari subsistem piranti input,
piranti proses, dan piranti output. Subsistem piranti input terdiri dari
komponen seperti mouse, keyboard, suara dan sebagainya.
Sistem berasal dari bahasa latin (systema) dan bahasa yunani
(sustema) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang
dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi.
Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan suatu setentitas yang
berinteraksi dimana suatu model matematika sering kali bisa dibuat.
Sistem merupakan kumpulan bagian-bagian atau sub-sub sistem
yang disatukan dan dirancanag untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Tujuan dari sistem tersebut adalah untuk mengorganisasikan
sistem informasi yang baru agar dapat mengatasi berbagai masalah yang terjadi
pada suatu organisasi, serta memberikan pengertian mengenai suatu bentuk sistem
yang ada pada suatu organisasi serta trik-trik managemen yang berkaitan dengan
sistem informasi managemen (SIM) berbasis komputer.
Tujuan Sistem
Untuk Mmengorganisasikan sistem informasi yang baru agar
dapat mengatasi berbagai masalah yang terjadi pada suatu organisasi, serta
memberikan pengertian mengenai suatu bentuk sistem yang ada pada suatu
organisasi.
Susunan Sistem
Karakteristik Sistem
- Elemen –
elemen (elements)
- Batasan
Sistem (boundary)
- Lingkungan
Sistem (environments)
- Penghubung
(interface)
- Masukan
(input)
- Pengolahan
(process)
- Keluaran
(output)
- Tujuan
(goals)
Elemen – elemen yang membentuk sebuah sistem, yaitu
1. Tujuan
Setiap sistem memiliki tujuan (Goal).
2. Masukan
Masukan (input) adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam
sistem dan selanjutnya menjadi bahan yang diproses.
3. Proses
Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau
transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lebih bernilai
4. Keluaran
Keluaran (Output) merupakan hasil dari pemrosesan
5. Batas
Batas (boundary) adalah pemisah antara sistem dan daerah
diluar sistem lingkungan
6. Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik
Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan
menggunakan umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran.
7. Lingkungan
Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada diluar sistem.
- Rekayasa Sistem
System Engineering atau rekayasa sistem adalah aktifitas untuk menetapkan kebutuhan-kebutuhan pada tingkat sistem, kemudian mengalokasikan beberapa bagian dari kebutuhan-kebutuhan tersebut ke satu atau beberapa komponen rekayasa, misalnya perangkat lunak rekayasa sistem dapat membantu menerjemahkan kebutuhan pelanggan menjadi model sistem tertentu, sehingga dapat memberikan gambaran bagaimana interaksi antara satu elemen sistem dengan elemen sistem lainnya.
Menurut Pressman, cakupan rekayasa sistem meliputi:
- Rekayasa informasi : rekayasa sistem yang konteks pekerjaan rekayasanya berfokus pada perusahaan bisnis. Contohnya pengumpulan kebutuhan-kebutuhan untuk tingkat bisnis strategis dan tingkat area bisnis
- Rekayasa produk : rekayasa sistem yang merupakan aktifitas penyelesaian masalah. Data, fungsi dan perilaku produk yang diinginkan dicari, dianalisa, dibuat model kebutuhannya lalu dialokasikan ke komponen rekayasa. selanjutnya komponen-komponen tersebut disatukan dengan infrastruktur pendukungnya sampai produk jadi.
- Rekayasa Informasi
Tujuan dari rekayasa informasi adalah:
- Mendefinisikan suatu arsitektur yang memungkinkan bisnis menggunakan informasi secara efektif
- Membuat rencana menyeluruh untuk mengimplementasi arsitektur tersebut:
~ arsitektur data merupakan objek data yang dibutuhkan oleh suatu basis data dan ditransformasikan menjadi sebuah informasi yang dibutuhkan oleh bisnis atau fungsi bisnis
~ arsitektur aplikasi merupakan sistem program (perangkat lunak) yang melakukan transformasi data.
~ infrastuktur teknologi mencakup perangkat lunak dan perangkat keras yang digunakan untuk mendukung data dan aplikasi.
System Engineering atau rekayasa sistem adalah aktifitas untuk menetapkan kebutuhan-kebutuhan pada tingkat sistem, kemudian mengalokasikan beberapa bagian dari kebutuhan-kebutuhan tersebut ke satu atau beberapa komponen rekayasa, misalnya perangkat lunak rekayasa sistem dapat membantu menerjemahkan kebutuhan pelanggan menjadi model sistem tertentu, sehingga dapat memberikan gambaran bagaimana interaksi antara satu elemen sistem dengan elemen sistem lainnya.
Menurut Pressman, cakupan rekayasa sistem meliputi:
- Rekayasa informasi : rekayasa sistem yang konteks pekerjaan rekayasanya berfokus pada perusahaan bisnis. Contohnya pengumpulan kebutuhan-kebutuhan untuk tingkat bisnis strategis dan tingkat area bisnis
- Rekayasa produk : rekayasa sistem yang merupakan aktifitas penyelesaian masalah. Data, fungsi dan perilaku produk yang diinginkan dicari, dianalisa, dibuat model kebutuhannya lalu dialokasikan ke komponen rekayasa. selanjutnya komponen-komponen tersebut disatukan dengan infrastruktur pendukungnya sampai produk jadi.
- Rekayasa Informasi
Tujuan dari rekayasa informasi adalah:
- Mendefinisikan suatu arsitektur yang memungkinkan bisnis menggunakan informasi secara efektif
- Membuat rencana menyeluruh untuk mengimplementasi arsitektur tersebut:
~ arsitektur data merupakan objek data yang dibutuhkan oleh suatu basis data dan ditransformasikan menjadi sebuah informasi yang dibutuhkan oleh bisnis atau fungsi bisnis
~ arsitektur aplikasi merupakan sistem program (perangkat lunak) yang melakukan transformasi data.
~ infrastuktur teknologi mencakup perangkat lunak dan perangkat keras yang digunakan untuk mendukung data dan aplikasi.
hirarki Rekayasa Perangkat Lunak
Aktifitas hirarki dilakukan melalui perencanaan strategi
informasi yang akan dibahas pada bab berikutnya. Perencanaan strategi informasi
ini memandang bisnis secara keseluruhan sebagai sebuah entitas dan
memisahkan domain bisnis yang penting dalam sebuah enterprise (perusahaan).
Perencanaan strategi informasi mendefinisikan objek data, hubungannya, serta
bagaimana sata tersebut mengalir dalam domain bisnis yang terlihat pada tingkat
perusahaan. Dari pandangan domain pada aktifitas rekayasa informasi disebut
sebagai analisis area bisnis yang mengidentifikasikan data dan fungsi yang
dibutuhkan oleh area bisnis atau domain yang telah dipilih.
- Rekayasa Produk
Rekayasa produk merupakan aktifitas pemecahan masalah. Data, fungsi, dan perilaku produk yang diinginkan dicari, dianalisis, dibuat model kebutuhannya, kemudian dialokasikan ke komponen rekayasa. Selanjutnya komponen-komponen ini disatukan dengan infrastruktur pendukungnya sampai produk tersebut jadi. Komponen rekayasa disini seperti perangkat lunak, perangkat keras, data (basis data) dan manusia. Sedangkan infrastruktur pendukung berupa teknologi yang dibutuhkan untuk menyatukan komponen dan informasi.
Analisis Sistem
- Mengidentifikasi kebutuhan pelanggan
- Mengevaluasi kelayakan sistem
- Melakukan analisis teknis dan ekonomis
- Mengalokasikan fungsi-fungsi untuk perangkat lunak, perangkat keras, basis data, manusia dan elemen sistem yang lain
- Membuat batasan biaya dan jadwal
- Menentukan definisi sistem yang menjadi dasar kerja bagi komponen sistem baik perangkat lunak, perangkat keras, basis data dan manusia
Identifikasi Kebutuhan
- Adakah teknologi untuk membangun sistem ?
- Batasan apa saja yang akan dialokasikan terhadap jadwal dan biaya ?
- Pengembangan dan sumber daya apa saja yang dibutuhkan ?
- Studi Feasibility
- Kelayakan Ekonomis : Studi mengenai evaluasi biaya
pengembangan dengan keuntungan yang diperoleh dari sistem atau produk yang
dikembangkan
- Kelayakan Teknis : Studi mengenai fungsi, sasaran dan kinerja yang perlu dipertimbangkan yang dapat mempengaruhi kemampuan sistem yang akan dikembangkan
- Kelayakan Legal : Studi mengenai pertimbangan yang perlu dilakukan mengenai kontrak, pelanggaran atau liabilitas yng akan dihasilkan dari sistem yang akan dikembangkan
- Alternatif : Studi mengenai evaluasi pendekatan alternatif pada pengembangan sistem atau produk
- Pemodelan Arsitektur Sistem
Sistem berbasis komputer dapat dimodelkan sebagai sebuah pemindahan informasi dengan menggunakan arsitektur input-pemrosesan-output. Pemodelan arsitektur sistem memperluas arsitektur ini dengan menambahkan 2 fitur tambahan yaitu pemrosesan antarmuka pemakai dan pemrosesan self-test. Untuk memodelkan sistem maka digunakan model template arsitektur yang mengalokasikan elemen sistem menjadi 5 bagian pemrosesan yaitu :
- antarmuka pemakai
- input
- fungsi dan kontrol sistem
- output
- pemeiharaan dan selt-test
- Kelayakan Teknis : Studi mengenai fungsi, sasaran dan kinerja yang perlu dipertimbangkan yang dapat mempengaruhi kemampuan sistem yang akan dikembangkan
- Kelayakan Legal : Studi mengenai pertimbangan yang perlu dilakukan mengenai kontrak, pelanggaran atau liabilitas yng akan dihasilkan dari sistem yang akan dikembangkan
- Alternatif : Studi mengenai evaluasi pendekatan alternatif pada pengembangan sistem atau produk
- Pemodelan Arsitektur Sistem
Sistem berbasis komputer dapat dimodelkan sebagai sebuah pemindahan informasi dengan menggunakan arsitektur input-pemrosesan-output. Pemodelan arsitektur sistem memperluas arsitektur ini dengan menambahkan 2 fitur tambahan yaitu pemrosesan antarmuka pemakai dan pemrosesan self-test. Untuk memodelkan sistem maka digunakan model template arsitektur yang mengalokasikan elemen sistem menjadi 5 bagian pemrosesan yaitu :
- antarmuka pemakai
- input
- fungsi dan kontrol sistem
- output
- pemeiharaan dan selt-test
template Arsitektur Sistem
Pemodelan pada rekayasa sistem dan perangkat lunak, template arsitektur memungkinkan analisis membuat hirarki sistem secara detail. Diagram konteks arsitektur menggambar sistem pada level paling atas. Diagram konteks ini membangun batas informasi diantara sistem yang akan diimplementasikan dengan lingkungan dimana sistem akan dioperasikan.
diagram konteks arsitektur untuk sistem pengurutan pembawa
barang pada bidang manufaktur
Diagram aliran arsitektur ini masih membagi pemrosesan sub
sistem kedalam lima elemen pemrosesan seperti diagram konteks arsitektur. Pada
tingkat ini, masing-masing dari subsistem dapat berisi satu elemen sistem atau
lebih (perangkat lunak, perangkat keras, manusia)
-Pemodelan Sistem dan Simulasi
Metode ini akan banyak penganutnya diantara pengembangan
perangkat lunak yang harus membangun perangkat lunak yang kritis untuk
keselamatan (misal perangkat medis dan penerbangan pesawat) serta diantara
pengembangan yang harus menderita karena faktor ekonomis yang harus dialami
oleh perangkat lunak.
diagram aliran arsitektur untuk sistem pengurutan
barang pada barang manufaktur
Diagram aliran arsitektur yang awal menjadi puncak dari
hirarki diagram arsitektur. Masing-masing bujur sangkar pada diagram arsitektur
dapat diperluas atau didetailkan lagi kedalam template arsitektur yang lain.
- Spesifikasi sistem
Spesifikasi sistem merupakan dokumen yang berfungsi menggambarkan fungsi dan kinerja sistem berbasis komuter yang akan dikembangkan, membatasi elemen-elemen sistem yang telah dialokasikan, serta memberikan indikasi mengenai perangkat lunak dan konteks sistem keseluruhan dan informasi data dan kontrol yang dimasukkan dan dikeluarkan oleh sistem yang telah digambarkan dalam diagram aliran arsitektur.
Hirarki diagram aliran arsitektur
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Imam Wahyu Budi Utomo. Diberdayakan oleh Blogger.
Friends
Popular Posts
About Me
Blog Archive
Popular Posts
-
TUGAS Lanjutkan planing BDL dengan acuan penyelesaian Topik kelompok meliputi : 1. recana pemilihan model desain DB dengan menggunakan ...
-
BAB I PERANGKAT LUNAK SEBAGAI PRODUK • Rekayasa Perangkat Lunak merupakan suatu kegiatan yang dillakukan untuk membangun perangkat lunak ...
-
BAB II MODEL PROSES PERANGKAT LUNAK · Bab II Model Proses Perangkat Lunak Sekumpulan aktifitas yang memiliki tujuan untuk p...
-
REKAYASA PERANGKAT LUNAK SISTEM INFORMASI TOKO ELEKTRONIK NAMA KELOMPOK : 1. Imam Wahyu Badi Utomo 12120096 (tomm...
-
- Apabila data pada table Aktivitas IT Camp berkurang/tidak bisa ikut maka data yang berhubungan dengan data IT Camp jug...
-
REKAYASA KEBUTUHAN -Rekayasa Kebutuhan - Rekayasa Kebutuhan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan rekayasa perangkat lun...
-
Soal Masing Masing Kelompok buat suatu topik seperti tugas (NOTICE 22/03/2014 (For all Class), dari topik tersebut : 1. Diskripsikan...
-
BAB III SYSTEM ENGINEERING · BAB III System Engineering Pengertian Sistem berbasis komputer Sistem adalah kumpulan elemen-...
-
1. PLANNING VIEW Input : Kita akan membuat view dari relasi antara table " Mahasiswa ", " Ketua pelaksana " da...






0 komentar:
Posting Komentar